Obat Marah Bagi Mesin Kecerdasan

Marah adalah gejolak emosi yang diungkapkan dengan perbuatan atau ekspresi untuk memperoleh kepuasan. Marah merupakan reaksi terhadap sesuatu hambatan yang menyebabkan gagalnya suatu usaha atau perbuatan, biasanya bersamaan dengan berbagai ekspresi perilaku. Marah merupakan pernyataan agresif, perilakunya mengganggu orang yang dimarahi bahkan orang-orang disekitarnya

Marah yang bersangatan adalah suatu penyakit. Kekurangan marah itupun juga penyakit. Marah yang berlebihan disebut ifrath/berlebihan, dan tidak bisa marah dinamakan tafrith/kekurangan. Sedangkan menempatkan marah pada waktu yang tepat disebut i’tidal/seimbang

Sesungguhnya amarah adalah sifat, bahkan bisa dikatakan sebagai perasaan yang penting bagi manusia, karena ia dapat membangkitkan gelora perjuangan juga semangat pengorbanan dalam membela kebenaran, menegakkan keadilan dan meraih kemenangan. Pentingnya sifat ini terlihat nyata, misalnya dalam semangat perjuangan membela aqidah dan keimanan, memelihara jiwa raga, harta dan kehormatan. Oleh karenanya, barangsiapa yang kehilangan sifat ini maka ia akan menjadi bahan hinaan, ejekan dan pelecehan di antara sesamanya.

Yang tidak diperkenankan adalah marah yang menjadi penyakit dan menjadi berlebihan . Ketika seorang marah, gelombang otaknya berada di Gamma. Agar mereda dan rileks, perlu diturunkan ke gelombang Alfa.  Marah selama 5 menit bisa mengakibatkan sistem kekebalan tubuh menurun selama 6 jam.


Angry man

“Siapapun bisa marah, marah itu mudah. Tetapi, marah pada orang yang tepat, dengan kadar yang sesuai, pada waktu yang tepat, demi tujuan yang benar, dan dengan cara yang baik, bukanlah hal mudah.” – Aristoteles

Apa yang harus dilakukan Ketika Kita atau teman kita dihinggapi marah yang berlebihan tentunya  sesuai mesin kecerdasan STIFIn , berikut ini adalah obat  agar marahnya yang berlebihan bisa berangsur mereda.

Sensing : Kasih guyonan,ekspresi lucu , ajak main dan tanamkan Mindset bahwa marah akan membuat ketampanan/kecantikan akan hilang, wibawa akan hilang

Thinking : Secara bertahap turunkan emosi dan kembalikan logika, beri waktu untuk menyendiri dan bawa pergi ke suasana alam

Intuiting : Tulis puisi, buat kreasi, dengan menyalurkan imajinasi

Feeling : Duduk dan temani didekatnya, tatap dengan empati, sediakan bahu dan jadi pendengar yang baik

Insting : Ajak berkegiatan olahraga yang memacu adrenalin kemudian ajak silaturahmi atau berkegiatan sosial

Tinggalkan Balasan